09.34

Ilmu Pelet Pulau Jawa

ILMU PELET SINDUKA

SINDUKA SUNKALANTAKA
KLINGKANG KLINGKING GULUKU
SADA IKING WETENGKU
SACIPLUKAN WOYAH WAYIH GODONG IRAS
NIAT INGSUN PAN NGIRIM BANYU KENCANA
SUKMA SEJATINE SI…………. TI ILIR KEPASIR
KUMBANG DAYA AWAK ING PANGARIKUN
SUKMA SEJATINE SI……………..
WANATUL JIN
Ilmu ini adalah ilmu yang sangat manjur untuk membuat orang yang kita tuju mimpi basah dengan kita. Cukup baca mantranya sebelum Anda tidur sambil membayangkan orang yang Anda tuju. lalu usahakan secepatnya untuk tidur,Dia mimpi Anda juga.


PENGASIHAN UMUM / AGAR DISENANGI SETIAP ORANG.
minyak aku di tuang,
tuang mari di dalam kuali,
duduk aku seperti bintang,
tegak aku seperti matahari,
manis yang manis,
bukan terikat yang manis,
aku yang manis dipandang bijana yang banyak,
dengan berkat doa lailahaillallah muhammad rasullullah.
Jika Anda ingin disegani atau ingin orang di sekitar Anda merasa senang dengan aura Anda ilmu ini ampuh untuk diterapkan,caranya Anda gunakan minyak apa saja ( minyak wangi ) lalu tuangkan pada tangan kiri,putarkan dengan jari manis searah jarum jam sambil membaca mantra di atas. Tekapkan kedua tangan lalu minyaknya usapkan pada dahi dan rambut.

Asmara Menyan Putih
Syarat2
Puasa mutih 3 hari 3 malam yang dimulai selasa kliwon
Petigeni 1 hari 1 malam
Selama puasa dan petigeni, mantra dibaca 13x pada tengah malam sambil
membayangkan wajah orang yang dituju dan disertai dengan membakar menyan putih.
Adapun mantra yang dibaca :
Bismillah, niat ingsun ngadeg ana ing tengahing jagat, dudu jagat sipate
alam jagat, turuning urip ajiku si menyan putih, apa kuasane siro ingsun
kongkon, lebokna lebune badan, badane sijabang bayine ……………………
kumpulna karo aku obahna rasane, teka madep weruh ing uripku,
Ya ALLAH, Ya Muhammad”.

Catatan :
Baris kosong pada titik (……..) diatas, disebutkan nama orang yang
Dituju


Puter Giling Sukma

Syarat2

Puasa 1 hari 1 malam, yang dimulai pada pukul 6 sore pada hari saptu
dan buka pada pukul 6 sore pada hari minggu. Selama puasa tidak bo leh tidur. Mantra dibaca 33x usai maghrib pada hari saptu dan minggu.
Pada malam hari, pusatkan pikiran pada orang yang dituju.

Mantranya :
“Ajiku pengasih puter giling sukma, tak jaluk guro kuasamu jabang
bayine……………………… elingo lan senengono lahir batin marang aku
seneng(3x) kesemsem(3x) lahir batin marang……………(PEMOHON)
uber aku(3x), kersaning gusti”.
Catatan :
-> Baris kosong titik (…………) pada jabang bayine diatas, disebutkan
nama orang yang dituju.
-> Baris kosong titik (…………….) pada lahir batin marang …..(PEMOHON) disebutkan nama anda sendiri


AMALAN AMPUH MENDATANGKAN JODOH KRN DIGANTUNG JODOH 
CARANYA:
- Puasa 7 hari dimulai hari senin atau kamis. Niat puasanya adalah: Nawaitu Souma Godin Li Qodo’I Hajatii Sunnatan Lillaahi Ta’ala.
- Selama Puasa dilarang makan makanan yang bernyawa dan segala sesuatu yang dihasilkannya.
- Selama Puasa baca Amalan dibawah ini sebanyak 7 kali setiap ba’da sholat fardhu, khusus ba’da isya dibaca 40 kali.
“ WA ALLAFA BAINA QULUUBIHIM LAU ANGFAKTA MA FIL ARDHI JAMIIA MA ALLAFTA BAINA QULUUBIHIM WA LAKINNALLAAH ALLAFA BAINAHUM INNAHU AZIIZUN HAKIIM.” (Q.S.. AL-ANFAL 63).

AMALAN PENARIK SUKMA 
Amalan ini berkhasiat untuk menarik sukma orang yang telah terkena kekuatan ilmu hitam/pelet dimana kekuatan ilmu hitam tersebut telah merenggut sukmanya, yang mengakibatkan bertindak diluar kontrol sebab memang sukma sejatinya sering hilang dari kesadarannya.
Amalan ini akan mengembalikan sukmanya secara utuh, juga membuat orang tersebut amat rindu kepada si pelaku amalan ini.
Amalannnya:
“YA JAAMI’ANNAASI LIYAUMIL LAA ROYBA FIIHI INNALLAAH LAA YUKHLIFUL MII’AAD. ALLAHUMMA SAHHIR LII QOLBA….ALA MAHABBATIII WA MAWADDATII WA QODOO’I HAAJATI NASRUM MINALLAAHI WA FATHUNG QORIIB.”
CARANYA:
- Puasa selama 7 hari dimulai pas hari weton orang yang dimaksud.
- Niat puasanya: NAWAITU SOUMA GODIN LI QODO’I HAJATII SUNNATAN LILLAHI TA’ALA.
- Selama puasa tidak boleh mengkonsumsi makanan yang mengandung nyawa dan segala yang dihasilkannya.
- Selama puasa dan seterusnya amalan diatas dibaca 100 x sesudah sholat Hajat 2 rakaat pada jam 3 malam ( Syarat kunci harus bisa membayangkan wajah orang yang dituju ).

ASIHAN ( PELET ) DARI ABAH DEDE (KETUA DEWAN MAKAM & KETUA BPD DESA MARONGGE) 
Caranya:
1. Shalat lima waktu jangan ditinggalkan kecuali beragama non Islam.
2. Bangun tengah malam melaksanakan shalat sunah Tahajud
3. Sebelum dibacakan lafadz harus mengetahui nama orang yang dituju, kalu bisa sekalian dengan nama orang tuanya.
4. Lafazd tersebut dibacakan setiap sesudah shalat lima waktu dan diperbanyak membacakannya seusai mengerjakan shalat sunah Tahajud.
5. Baca dan hafalkan lafazd ini yaitu:
Yaa latif 129 kali.
Buduhun 1000 kali
Walqoitu allailla malla batam 100 kali.
Semakin banyak jumlah wirid yang dibaca, konon semakin cepat keinginan Anda akan terwujud. Semoga sukses.

PUTER PENGASIHAN KLENTHING MUNGIL
Jimat pengasihan ini berasal dari pulau Jawa dan bentuknya mirip sebuah kendi tapi bentuknya sangat kecil seukuran ibu jari orang dewasa. Dileher Klenthing Mungil biasanya terikat sebuah benang. Pada dasarnya digunakan sebagai pendulum. Dipercaya mempunyai kekuatan yang sangat sakti untuk mempengaruhi untuk lawan jenis (Pria/wanita), Siapapun yang terkena puter pengasihan Klenthing Mungil maka dia akan menjadi mabuk cinta terhadap orang yang mengirimnya.
Ada beberapa jenis Klenthing Mungil diantaranya ada yang berwarna hitam, coklat, kuning, kemerahan, putih dan coklat keabu-abuan. Semua jenis tersebut jika memang asli mempunyai kekuatan pemikat yang sangat luar biasa.
Menurut Khadan Jin yang menunggu salah satu Klenthing Mungil yang berhasil diwawancarai, Jimat Klenthing Mungil berasal dari Daerah Jawa Barat yang menjadi jimat kinasihan seorang Perempuan cantik yang kini jasadnya mokswa ke alam gaib. Sang Putri kini hidup dialam siluman menjadi ratu siluman yang menguasai Jawa Barat dan bermarkas kerajaan gaibnya disekitar Gunung Tangkuban Perahu.
“Bismilahirrohmanirrohim
Nyai Iteung
Kaki Iteung
Sing Ireng
Wijile Klentheng
Ingsun ora arep muter sapa-sapa
Kejaba muter si jabang bayine…..(diisi nama doi)”
Bakar kemenyan Jawa, Terus baca mantra tersebut sampai secara perlahan pendulum Klenthing Mungil tersebut berputar kea rah kanan. Jika pendulum tersebut berputar sangat cepat sesuai mantra yang Anda Baca, Maka sudah dapat dipastikan si dia (orang yang dikehendaki) terkena tuah keramat Klenthing Mungil tersebut dan bersiap-siaplah untuk dicari si dia yang sedang kasmaran pada Anda

09.25

PENGASIHAN ASMA KHADAM

Bercerita masalah asmara, memanglah sangat mengasyikkan. Akan tetapi tidaklah selamanya asmara itu mengasyikkan, sebab di dalam asmara pun ada bunga yang berbau busuk. Ada gula yang terasa empedu, ada khayalan yang melambungkan dan kemudian menghempaskan, ada impian yang meninabobokan dan kemudian membangunkan, ada cinta yang merana, ada kasih yang tersisih, ada debar-debar syahdu yang kemudian menyayat bagaikan sembilu dan masih banyak yang lainnya. 
Hanya saja yang menjadi permasalahan bukan soal lari atau menerima, melainkan bagaimana caranya menggolkan asmara. Supaya asmara dapat berbunga-bunga dan terhindar dari kegagalan. Asmara berarti cinta, dan cinta bukan berarti harus memiliki, inilah yang tidak kita inginkan. 
Oleh karena itu, di dalam urusan asmara dan cinta pun kita tak bisa lepas dari tangan Allah. Setelah berupaya lahiriah, agaknya kita pun perlu berupaya secara rohaniah mengaharap ridho Allah agar cinta bukan harus memiliki berubah menjadi cinta berarti harus memiki. Karena sepanjang Allah menghendaki, maka tiada lagi kekuatan yang mampu menghalangi kehendak Illahi. 
Di sini akan kami sajikan upaya rohaniah agar cinta berarti harus memiliki, yaitu laku rohaniah dengan menggunakan Ilmu Pengasihan Ayat dan Asma Khadam. Ilmu pengasihan ini apabila ayat-ayat dan nama-nama khadam di bawah ini dibaca sebanyak 41 kali, maka Insya Allah, orang yang kita kehendaki akan langsung jatuh cinta. Dan ilmu pengasihan ini bisa dilakukan atau dipelajari baik oleh pria maupun wanita. 
Inilah ayat-ayat dan nama-nama khadam dalam Ilmu Pengasihan Ayat dan Asnma Khadam yang harus dibaca: 
(Kamaa-in anzalnaahu minas-samaa-i fakh-tala-tha 
bihii nabaatul ar-dhi fa-ash-baha hasyiiman 
tadzruuhur riyaah) ya hagh-qal-zaa-iil. 
(Huwallaahul la-dzi laa ilaaha illaa 
huwa'aalimul ghaibi wasy-syahaadati huwar 
rahmaanur rahiim) yaajagh-syak-yaa-iil. 
(Yaumul azifati i-dzil quluubu ladal hajaajira 
kaazhimiina malizh-zhalimiina min hamiimiw 
walaa syafii-'iy yu-thaa') yaa ghadz-yaa-iil. 
('Alimat nafsum maa ah-dharatfalaa uqsimu 
bil-khunnasil jawaaril kunnasi wallaili 
i-dzaa 'as-'asa wash-shubhi i-dza tanaffa) ya wa'-zal-haa-iil. 
(Shad wal-Qur'aani dzidz dzikri balil ladziina 
kafaruu fii'izzati wasyiqaq) ya dzagh-sya'-yaa-ill 
tawakkaluu ya khuddaana haa-dzihil aayaati 
wa-ayyuhas sayyidu mai-tha-tharuuna bitahyiiji 
qalbi... (sebut nama si dia) bin... (bila si dia lelaki)/ binti... (bila si dia wanita)... (sebut nama ibunya). 
'alaa mahabbatii wamawaddatii aluuhan aluuhan 
al'ajal al'ajal assaa'ah assaa'ah 'alaa mulki 
sulaimaanabni daawuuda 'alaihimas salaamu bihaqqi 
muhammadinil mush-thafaa shal-lallaahu'alaihi wasallama 
wabihaqqi haa-dzihil aayaatil'i-zhaami wal-asmaa-il 
kiraami wabihaqqi kah-fazh-mah-yuusy. 
Allaahumma innii as-aluka an tusakh-khiralii 
watuharrikalii qalba... (sebut nama si dia) bin (bila lelaki) binti (bila si dia wanita) 'alaa mahabbati 
mawawaddatii nash-run minallahi wafat-hung qariib. 
Caranya: 
tiap malam bacalah ayat dan asma khadam tersebut sebanyak 41 kali tiap usai mendirikan shalat fardhu dan tiap tengah malam. Lakukan selama tujuh hari berturut-turut. Insya Allah dengan amalan ini kita bisa mendapatkan cinta dari orang yang telah menjadi pilihan kita. Semoga. 
Komentar: 
Ilmu ini adalah warisan dari para Waliullah dan secara diam-diam menjadi andalan dari banyak manusia guna mewujudkan hasratnya. Saya meyakini, walau kelihatannya mudah untuk dijalani, tetapi jangan silap, godaan di dalam menjalani bukan main banyak dan beratnya. 
Oleh karena itu, saya berpendapat, sebagai ilmu yang berlandaskan pada nafas keIslaman, bagi yang diridhoi, sudah barang tentu keampuhannya tak perlu diragukan lagi. 
Pasalnya jelas, selain menjunjung tinggi Asma Allah, ilmu ini juga melibatkan khadam yang benar-benar mempunyai keampuhan luar biasa. Saya hanya dapat berpesan, hati-hatilah di dalam mengamalkan ilmu pengasihan yang satu ini. Sebab jika untuk main-main, Anda akan terkena banyak resiko. Yakni dari Allah, para Wali juga dari khadam yang dilibatkan. Oleh karena itu, hati-hatilah di dalam mengamalkannya!

09.14

Metafisika kejawen

 Salam Sejahtera,

 sebelum anda membuka lebih dalam web blog ini ada baiknya anda menyimak dan membaca terlebih dahulu ’Warning & Peringatan” yang perlu saya sampaikan sebagai berikut :

Blog ini saya sajikan karena rasa kecintaan dan kepedulian saya untuk melestarikan dan memperkenalkan kembali budaya leluhur tanah Jawa, khususnya untuk hal-hal yang berhubungan dengan klenik, mistik, metafisika dan supranatural aliran kejawen, yang merupakan peninggalan para wali (Wali Songo), Habaib, Ulama, Auliya dan Pinisepuh Kraton Kasultanan Ngayogyakarto Hadiningrat. Blog ini saya kutip dari berbagai sumber referensi dan sebagian juga berasal dari pengalaman spiritual saya dalam menggali dan mempelajari berbagai ilmu metafisika, supranatural, makrifat aliran kejawen. Blog ini akan menyajikan berbagai wirid, rapalan dan ritual kejawen untuk menguasai ilmu-ilmu kekebalan, kesaktian, pengasihan, penglarisan, serta ilmu penyembuhan dan ketabiban berdasarkan tradisi kejawen.
Sejak awal sebelum blog ini di ’upload’ saya menyadari akan banyak menimbulkan kontroversi dan polemik tentang materi dan content yang ada didalamnya, karena banyak kalangan yang pasti akan mengklaim bahwa blog ini menyebarkan dan memprogandakan ajaran yang berbau bid’ah, khurafat, yang bertentangan dengan Alqur’an, Al hadist dan Sunnah Rasul.
Perlu saya sampaikan disini bahwa saya juga seorang muslim yang mengakui rukun Iman maupun rukun Islam, Saya juga berpegang berpedoman pada Alqur’an,. Al hadist dan Sunah Rasul, Saya juga melaksanakan Ibadah Sholat Wajib, Sholat Sunnah, Puasa Ramadhan, Puasa Sunah Senin-Kamis dll, Setiap akhir Ramadhon saya juga selalu membayar Zakat, Infak dan Shodaqoh dan Insya Allah kalo diberikan kelebihan Rizki akan melaksanakan ibadah Haji sebagaimana yang dilaksanakan oleh kaum muslimin lainnya. Saya bukanlah seorang paranormal, dukun, orang pinter atau sejenisnya, Saya hanyalah hamba Allah yang dhohir penuh dengan kebodohan dan ketidaktahuan, karenanya setiap masukan sumbang saran, pertanyaan, kritik dan komentar selalu saya nantikan, dan Insya Allah akan saya respon degan sebaik mungkin sebatas pengetahuan yang saya miliki.
Terkait dengan urusan kecintaan dan kepedulian saya terhadap tradisi khususnya tradisi budaya kejawen lengkap dengan segala assesories pendukungnya (amalan wirid, rapalan, ritual, puasa kejawen dll) seperti yang saya ’upload’ dalam blog ini, ijinkanlah saya meyakini hal yang mungkin berbeda dengan prinsip dan pandangan anda sekalian, coz it’s my life and every body have a choice.

Bagi para netter, pengunjung blog yang berbeda pandangan dengan saya, anggap saja artikel maupun content yang saya posting dalam blog ini sebagai wacana, sharing informasi dan khasanah pengetahuan dalam upaya melestarikan dan memperkenalkan kembali budaya warisan leluhur tanah jawa. Jadi intinya saya sama sekali tidak bermaksud menyebarkan ajaran yang berbau bid’ah, khurafat, atau hal-hal lain yang bertentangan dengan Alqur’an, Al hadist dan Sunnah Rasul. Materi yang saya ’up load’ dalam blog ini semata-mata karena rasa kecintaan dan kepedulian saya untuk melestarikan dan memperkenalkan kembali budaya leluhur tanah Jawa

Akhirnya semuanya saya serahkan kepada pribadi anda masing-masing dan tergantung pada pilihan anda sendiri. Saya ucapkan ’SELAMAT’ bagi anda yang akan mencoba melaksanakan amalan wirid, rapalan, ritual, puasa dll, Lakukanlah dengan ikhlas dan sepenuh hati. Jangan terlalu memaksakan diri bila belum mampu, tetaplah sabar dan tawakal. Janganlah menjadikan hal-hal yang bersifat duniawi semata sebagai tujuan amalan anda.
Apabila nantinya setelah anda melaksanakan amalan wirid, rapalan, ritual, puasa dll, sebagaimana uraian dalam blog ini ternyata panca indera anda menjadi lebih tajam dan peka terhadap dunia lain, tubuh anda menjadi kebal & lebih bugar, usaha dan bisnis anda menjadi lancar, lebih dicintai dan disegani banyak orang, bisa “ini-itu” atau anda mengalami hal-hal aneh lainnya, anggap saja Itu semua hanyalah bonus belaka. Bonus dari amalan dan lelaku yang anda laksanakan dengan penuh keikhlasan semata-mata mengharapkan Ridho Illahi.
Jangan jadikan diri kita menjadi pribadi yang sombong, angkuh, takabur, pamer kadigdayan, merasa paling bener, paling suci, paling takwa, paling pinter, dumeh pinter terus keblinger dan akhirnya menjadi pribadi yang jahil yang suka berbuat keonaran, melecehkan dan merendahkan orang lain, yang meresahkan dan merugikan masyarakat umum. Karena sesungguhnya : La qaula wala quwatta illa billah, ”Tiada daya dan kekuatan melainkan milik Allah semata”.
Semoga ALLAH S.W.T menjadikan diri kita menjadi pribadi yang selalu bersabar, bertawakal, mawas diri, mensyukuri nikmat, bermartabat, dan menjadi warga masyarakat dan warga negara yang berbudi pekerti luhur

KONSEP NGELMU & LELAKU

Salah satu wujud dan sifat khas masyarakat Jawa adalah bersikap prihatin dengan mengutamakan lelaku. Mengutamakan lelaku disini bertujuan untuk menuju kepada jalan makrifat mencapai ‘Jumbuhing Kawula lan Gusti’.

Ajaran kejawen tentang thalabul ilmi atau tentang menuntut ‘ngelmu dan lelaku’ dapat kita jumpai dalam ‘Serat Wedhatama’ karangan Sri Mangkunegara IV, Pupuh II – tembang Pucung, bait pertama yang berbunyi :

Ngelmu iku, kelakone kanthi laku
Lekase lawan kas, tegase kas nyantosani
Satya budya pangekese dur angkara
Terjemahannya :
Ilmu itu, harus diperoleh melalui laku (belajar)
Dalam belajar niatnya harus kuat & mantap
Sabar tawakal untuk menghancurkan sifat angkara murka
Jika ajaran diatas diterapkan dalam kehidupan nyata maka mengandung makna bahwa untuk mencapai kesuksesan dan kesejahteraan hidup, entah itu dalam hal material maupun spiritual diperlukan sebuah dasar pondasi yang kuat dan kokoh, kemudian harus memahami dasar ilmu tersebut baik secara teoritis maupun aplikatif melalui praktik (lelaku) dalam kehidupan riil.
Pondasi yang kuat diatas digambarkan sebagai kekuatan jiwa yang memiliki daya hangngedab-edabi (dahsyat) sebagai wujud semangat makaryo (bekerja) untuk berusaha memenuhi kebutuhan hidup. Selain itu juga diimbangi dengan semangat pengabdian yang tulus untuk manembah artinya menjalani aktivitas ibadah keagamaan (hablum minallah), lelaku spiritual & ritual budaya.
Konsep keseimbangan tersebut juga berlaku sebagai dasar falsafah hidup orang jawa, Jika orang Jawa mengenal konsep : ‘Narimo ing Pandum’ (menerima takdir Illahi) bukan berarti dalam memenuhi kebutuhan hidup cukup dengan bermalas-malasan dan ibarat menunggu rezeki yang turun dari langit saja, artinya bahwa orang Jawa pada umumnya memiliki sikap prihatin dan etos kerja yang kuat untuk terus berusaha makaryo nggayuh kamulyaning gesang ndonya akherat.

SIKAP LAKU PRIHATIN
Sikap hidup orang Jawa yang diwarisi dari leluhurnya terjelma didalam lelaku dan usahanya untuk mencapai keselamatan dan kesejahteraan hidup. Sikap hidup yang demikian itu tampak dan diwujudkan sebagai sikap ‘prihatin’, yang intinya sikap hidup yang sederhana tidak berfoya-foya menghamburkan waktu & uang atau melampiaskan hawa nafsu untuk mendapatkan kenikmatan semu yang sementara saja.
Orang yang prihatin bukan berarti selalu bersedih-sedih, tidak menikmati hidup, senantiasa berpuasa, bersemedi, tetapi prihatin berarti bersikap, berpikir dan bertindak dengan penuh kesederhanaan, sesuai dengan kemampuan & kompetensi masing-masing.
Ajaran keprihatinan mengandung unsur kesederhanaan yang senantiasa terjelma dalam tatanan kehidupan tradisi, budaya dan spiritual kejawen. Dengan prinsip keprihatinan dan kesederhanaan tersebut setiap orang pasti akan dapat mencapai sesuatu yang maksimal sesuai dengan tolok ukur dan kemampuan masing-masing pribadi, tidak dengan tolok ukur orang lain terutama untuk sesuatu yang sifatnya berlebihan dibandingkan dengan kemampuan pribadinya. Sikap laku prihatin diatas sejalan dengan sikap yang selalu bersyukur dan ikhlas menerima setiap karunia Illahi.
Ajaran tentang lelaku dan ngelmu kejawen juga menunjukkan konsep kesederhanaan dalam berpikir dan berbuat, intinya sebaiknya kita tidak memimpikan menggapai bintang dilangit, tetapi hendaknya meraih saja apa yang mampu kita raih, yaitu belajar ngelmu yang bermanfaat dan mampu menjadi bekal hidup dan sarana untuk mencapai keselamatan dan kesejahteraan hidup di dunia dan alam kelanggenggan nantinya.

SIKAP ELING LAN WASPADA
Sarana utama untuk dapat mencapai ilmu makrifat, maka seseorang harus melandasi dirinya dengan sikap : eling, waspada, mbekas kahardaning driya. Pujangga besar R. Ranggowarsito dalam Serat Kalatidha, bait ke-7 Tembang Sinom menyatakan :
Amenangi jaman edan, Ewuh Oyo ing Pambudi
Melu edan ora tahan, yen tan melu anglakoni,
Boya kaduman melik, kaliren wekasanipun
Dilalah kersaning Allah, Sak begja-bejane wong kang lali
Luwih begja wong kang eling lan waspada.
Terjemahan bebas :
Suatu hari nanti akan datang jaman edan yang serba sulit dalam menjalani hidup Kebanyakan orang akan menjadi ‘gila/lupa diri’ karena tak tahan menghadapi godaan, sebab kalo nggak ikut2an gila maka mereka nggak akan mendapat bagian dan mereka merasa was-was ketakutan akan berakhir tragis dengan mati kelaparan. Orang2 yang ‘gila/lupa diri’ ini tak akan segan dan sungkan melakukan manuver licik, sadis dan bengis menindas sesamanya (korupsi, manipulasi, kolusi, nepotisme, dll), mereka akan menghalalkan segala cara untuk mewujudkan ambisi dan memuaskan hawa nafsunya. Tetapi sesungguhnya takdir dan kehendak Allah akan membuktikan bahwa sebahagia-bahagianya orang yang ‘gila/lupa diri’ tidak akan sebahagia orang yang selalu eling ‘ingat’ dan waspada.

Ilmu Ghaib adalah kemampuan melakukan sesuatu yang tidak wajar melebihi kemampuan manusia biasa, sering juga disebut sebagai Ilmu Metafisika, Ilmu Supranatural atau Ilmu Kebatinan karena menyangkut hal-hal yang tidak nampak oleh mata. Beberapa kalangan menganggap Ilmu Gaib sebagai hal yang sakral, keramat dan terlalu memuliakan orang yang memilikinya, bahkan menganggap wali atau orang suci. Perlu diterangkan, bahwa keajaiban atau karomah yang ada pada Wali (orang suci kekasih Tuhan) tidak sama dengan Ilmu Gaib yang sedang kita pelajari. Wali tidak pernah mengharap mempunyai keajaiban tersebut. Karomah itu datang atas kehendak Allah karena mereka adalah orang yang sangat saleh dan rendah hati. Sementara kita adalah orang yang meminta kepada Allah agar melimpahakan kekuasaan-Nya untuk keperluan kita.
Dalam hasanah perkembangan Ilmu Gaib di Indonesia, kita mengenal dua aliran utama yaitu Aliran Hikmah dan Aliran Kejawen. Aliran Hikmah berkembang di kalangan pesantren dengan ciri khas doa/mantra yang murni berbahasa Arab (kebanyakan bersumber dari Al-Quran). Sedangkan aliran Kejawen yang ada sekarang sebetulnya sudah tidak murni kejawen lagi, melainkan sudah bercampur dengan tradisi islam. Mantranya pun kebanyakan diawali dengan basmalah kemudian dilanjutkan dengan mantra jawa. Oleh kerena itu, saya menyebutnya Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen. Tradisi islam-kejawen inilah yang lebih banyak mewarnai keilmuan Silat Rohani.
ALIRAN ISLAM KEJAWEN
Ilmu Gaib Aliran Islam Kejawen bersumber dari alkulturasi (penggabungan) budaya jawa dan nilai-nilai agama islam. Ciri khas aliran ini adalah doa-doa yang diawali basmalah dan dilanjutkan kalimat bahasa jawa, kemudian diakhiri dengan dua kalimat sahadad. Aliran Islam Jawa tumbuh subur di desa-desa yang kental dengan kegiatan keagamaan (pesantren yang masih tradisional). Awal mula aliran ini adalah budaya masyarakat jawa sebelum islam datang yang memang menyukai kegiatan mistik dan melakukan ritual untuk mendapatkan kemampuan suparantural. Para pengembang ajaran islam di Pulau Jawa (Wali Songo) tidak menolak tradisi jawa tersebut, melainkan memanfaatkannya sebagi senjata dakwah.Para Wali menyusun ilmu-ilmu Gaib dengan tatacara lelaku yang lebih islami, misalnya puasa, wirid mantra bahasa campuran arab-jawa yang intinya adalah do’a kepada Allah. Mungkin alasan mengapa tidak disusun mantra yang seluruhnya berbahasa Arab adalah agar orang jawa tidak merasa asing dengan ajaran-ajaran yang baru mereka kenal.
Di Indonesia, khususnya orang jawa, pasti mengenal Sunan Kali Jaga (Raden Said). Beliau inilah yang paling banyak mewarnai paham islam-kejawen yang dianut orang-orang jawa saat ini. Sunan Kali jaga menjadikan kesenian dan budaya sebagai kendaraan dakwahnya. Salah satu kendaran Sunan Kali Jaga dalam penyebaran ajarannya adalah melalu tembang / kidung. Kidung-kidung yang diciptakannya mengandung ajaran ketuhanan dan tasawuf yang sangat berharga. Ajaran islam yang luwes dan menerima berbagai perbedaan. Bahkan Sunan Kali Jaga juga menciptakan satu kidung “Rumeksa Ing Wengi” yang menurut saya bisa disebut sebagai Ilmu Gaib atau Ilmu Supranatural, karena ternyata orang yang mengamalkan kidung ini memiliki berbagai kemampuan supranatural.
KONSEP ALIRAN ISLAM KEJAWEN
Setiap perilaku manusia akan menimbulkan bekas pada jiwa maupun badan seseorang. Perilaku-perilaku tertentu yang khas akan menimbulkan bekas yang sangat dasyat sehingga seseorang bisa melakukan sesuatu yang melebihi kemampuan manusia biasa. Perilaku tertentu ini disebut dengan tirakat, ritual, atau olah rohani. Tirakat bisa diartikan sebagai syarat yang harus dipebuhi untuk mendapatkan suatu ilmu.
PEMBANGKITAN & PENABUNGAN ENERGI
Karena setiap perilaku akan menimbulkan bekas pada seseorang maka ada suatu konsep yang khas dari ilmu Gaib Aliran Islam Jawa yaitu Penabungan Energi. Jika badan fisik anda memerlukan pengisian 3 kali sehari melalui makan agar anda tetap bisa beraktivitas dengan baik, begitu juga untuk memperoleh kekuatan supranatural, Anda perlu mengisi energi. Hanya saja dalam Ilmu Gaib pengisian energi cukup dilakukan satu kali untuk seumur hidup. Penabungan energi ini dapat dilakukan dengan cara bermacam-macam tergantung jenis ilmu yang ingin dikuasai. Cara-cara penabungan energi lazim disebut Tirakat.
LELAKU TIRAKAT
Aliran Islam Kejawen mengenal tirakat (syarat mendapatkan ilmu) yang kadang dianggap kontroversial oleh kalangan tertentu. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa. wirid tertentu, mantra, pantangan, puasa atau penggabungan dari kelima unsur tersebut. Ada puasa yang disebut patigeni (tidak makan, minum, tidur dan tidak boleh kena cahaya), nglowong, ngebleng dan lain-lain. Biasanya beratnya tirakat sesuai dengan tingkat kesaktian suatu ilmu. Seseorang harus banyak melakukan kebajikan dan menjaga bersihnya hati ketika sedang melakukan tirakat.
KHODAM
Setiap Ilmu Gaib memiliki khodam. Khodam adalah mahluk ghaib yang menjadi “roh” suatu ilmu. Khodam itu akan selalu mengikuti pemilik ilmu. Khodam disebut juga Qorin, ialah mahluk ghaib yang tidak berjenis kelamin artinya bukan pria dan bukan wanita, tapi juga bukan banci. Dia memang diciptakan semacam itu oleh Allah dan dia juga tidak berhasrat kepada manusia. Hal ini berbeda dengan Jin yang selain berhasrat kepada kaum jin sendiri kadang juga ada yang “suka” pada manusia.
MACAM ILMU ALIRAN KEJAWEN
Berikut adalah klasifikasi ilmu gaib bedasarkan fungsinya menurut Erlangga. Mungkin orang lain membuat klasifikasi yang berbeda dengan klasifikasi menurut Erlangga. Hal tersebut bukan masalah karena memang tidak ada rumusan baku tentang klasifikasi ilmu Gaib.
1. Ilmu Kanuragan atau Ilmu Kekebalan
Ilmu kanuragan adalah ilmu yang berfungsi untuk bela diri secara supranatural. Ilmu ini mencakup kemampuan bertahan (kebal) terhadap serangan dan kemampuan untuk menyerang dengan kekuatan yang luar biasa.
2. Ilmu Kawibaan dan Ilmu Pengasihan
Inilah ilmu supranatural yang fungsinya mempengaruhi kejiwaan dan perasaan orang lain. lmu Kewibaan dimanfaatkan untuk menambah daya kepemimpinan dan menguatkan kata-kata yang diucapkan. Orang yang menguasai Ilmu Kewibawaan dengan sempurna akan disegani masyarakat dan tidak satupun orang yang mampu melawan perintahnya apalagi berdebat. Bisa dikatakan bila Anda memiliki ilmu ini Anda akan mudah mempengaruhi dan membuat orang lain nurut perintah Anda tanpa berpikir panjang. Sedangkan Ilmu Pengasihan atau ilmu pelet adalah ilmu yang berkaitan dengan maslah cinta, yakni membuat hati seseorang yang Anda tuju menjadi simpati dan sayang. Ilmu ini banyak dimanfaatkan pemuda untuk membuat pujaan hati jatuh cinta padanya. Ilmu ini juga dapat dimanfaatkan untuk membuat lawan yang berhati keras menjadi kawan yang mudah diajak berunding dan memulangkan orang yang minggat.
3. Ilmu Trawangan & Ngrogoh Sukmo
Jika Anda ingin tahu banyak hal dan bisa melihat kemana-mana tanpa keluar rumah, maka kuasailah ilmu trawangan. Ilmu trawangan berfungsi untuk menajamkan mata batin hingga dapat menangkap isyarat yang halus, melihat jarak jauh, tembus pandang dan lain-lain. Sedangkan Ilmu Ngrogosukmo adalah kelanjutan dari Ilmu Trawagan. Dalam ilmu trawangan hanya mata batin saja yang berkeliaran kemana-mana, sedangkan jika sudah menguasai ilmu ngrogosukmo seseorang bisa melepaskan roh untuk melakukan perjalanan kemanapun dia mau. Baik Ilmu Trawangan maupaun Ngrogosukmo adalah ilmu yang tergolong sulit dipelajari karena membutuhkan keteguhan dan kebersihan hati. Biasanya hanya dikuasi oleh orang yang sudah tua dan sudah tenang jiwanya.
4. Ilmu Khodam
Seseorang disebut menguasai ilmu khodam bila orang yang tersebut bisa berkomunikasi secara aktif dengan khodam yang dimiliki. Khodam adalah makhluk pendamping yang selalu mengikuti tuannya dan bersedia melakukan perintah-perintah tuannya. Khodam sesungguhnya berbeda dengan Jin / Setan, meskipun sama-sama berbadan ghaib. Khodam tidak bernafsu dan tidak berjenis kelamin.
5. Ilmu Entertainment (Atraksi)
Ada ilmu supranatural yang hanya bisa digunakan untuk pertunjukan di panggung. Sepintas ilmu ini mirip dengan ilmu kanuragan karena bisa memperlihatkan kekebalan tubuh terhadap benda tajam, minyak panas dan air keras. Contoh yang sering kita lihat adalah ilmunya para pemain Debus.
6. Ilmu Pengobatan & Kesehatan
Masuk dalam kelompok ini adalah ilmu gurah (membersihkan saluran pernafasan), Ilmu-ilmu pengobatan, ilmu kuat seks, dan ilmu-ilmu supranatural lain yang berhubungan dengan fungsi bilologis tubuh manusia.

TATA CARA MENURUNKAN ILMU GHOIB
Ada tiga hal yang menyebabkan seseorang memiliki kemampuan dan atau mampu menguasai ilmu ghoib supranatural. Yaitu:
1. Menjalankan Tirakat.
Tirakat adalah bentuk olah rohani khas jawa yang tujuannya untuk memperoleh energi supranatural atau tercapainya suatu keinginan. Tirakat tersebut bisa berupa bacaan doa, mantra, pantangan, puasa atau gabungan dari kelima unsur tersebut. Inilah yang disebut belajar ilmu gaib sesungguhnya, karena berhasi atau tidaknya murid menjalankan tirakat hingga menguasai ilmu, tergantung sepenuhnya pada dirinya sendiri. Dalam hal ini guru hanya memberi bimbingan.
2. Pengisian.
Seseorang yang tidak mau susah payah juga bisa mempunyai kemampuan supranatural, yaitu dengan cara pengisian. Pengisian adalah pemindahan energi supranatural dari Guru kepada Murid. Dengan begitu murid langsung memiliki kemampuan sama seperti gurunya. Pengisian (transfer ilmu) hanya bisa dilakukan oleh Guru yang sudah mencapai tingkatan spiritual yang tinggi.
3. Warisan Keturunan.
Seseorang bisa mewarisi ilmu kakek-buyutnya yang tidak ia kenal atau ilmu orang lain yang sama sekali tidak dikenal secara otomatis tanpa belajar dan tanpa sepengetahuannya. Maka orang menyebut sebagai “ilmu tiban” yang artinya datang tanpa disangka-sangka.

MITOS EFEK SAMPING
Beberapa orang masih menyakini bahwa pemilik Ilmu Gaib akan mengalami kesulitan hidup dan siksaan saat sakaratul maut menjelang kematiannya, susah dapat rezeki, bisa sakit jiwa (gila), menderita saat mati dll. Saya pribadi tidak sependapat dengan argument tersebut. Bukankah masalah rizqi dan nasib adalah Allah SWT yang menentukan. Memang ada banyak pemilik ilmu gaib adalah orang yang tak punya uang alias miskin, tapi saya yakin itu bukan disebabkan oleh ilmunya, melainkan karena dia malas bekerja, bodoh atau tidak memiliki skill yang dapat menghasilkan. Ada juga sebagian orang yang memiliki ilmu gaib yang menjadi sombong dan malas bekerja, mereka hanya mengharapkan orang datang meminta pertolongannya lalu menyelipkan beberapa lembar rupiah ketika bersalaman. Intinya baik buruk efek Ilmu Gaib tergantung pemiliknya. Bisa saja Allah menghukum dengan cara menyulitkan rezeki, menyiksa saat datangnya ajal atau hukuman lain karena orang tersebut sombong dan suka menindas orang lain dengan ilmunya, bukankah kita selalu dibawah kekuasaan dan lindungan Allah